Tidak Ada Guard Of Honor Untuk Barcelona Dalam Kamus Zidane

La Liga memang masih menyisakan banyak pertandingan yang dapat diikuti saat ini. Namun perburuan trophy gelar juara yang ada sudah hampir dipastikan tidak akan terjadi karena kokohnya Barcelona dengan raihan 79 poin. Terpaut 11 angka dari sang rival Atletico Madrid membuat Blaugrana menjadi yang terdepan untuk mendapatkan gelar juara musim ini.

Hal tersebut membuat perseteruan antara rival abadi Barcelona dan Madrid kembali memanas. Melalui statementnya ketika wawancara dengan awak media, Zinedine Zidane mengaku tidak akan melakukan Guard of Honor pada saat melakoni El Classico. Tak heran jika pernyataan pelatih Los Blancos tersebut memantik api perseteruan antara kedua tim.

Dirinya mengaku tidak akan melakukan penghormatan tersebut sebagai bentuk reaksi atas perilaku Barcelona yang tidak memberikan ucapan selamat pada saat Madrid memenangkan Piala Dunia antarklub tahun 2017 lalu. Menurutnya, Blaugrana sendiri yang sudah merusak tradisi Guard of Honor tersebut pada gelaran La Liga. Zidane mengaku masih ingn berfokus pada sisa liga yang akan mereka jalani dan tidak ingin memikirkan hal yang lain.

Pernyataan Zidane tersebut mendapatkan sebuah tanggapan dari salah satu bek tengah andalan Barcelona, Gerard Pique. Melalui cuitannya  di media sosial, Pique mengaku tidak bisa tidur karena membayangkan pernyataan manajer Madrid tersebut. Tentunya perang dingin seperti ini bukan yang pertama kalinya terjadi pada rival abadi yang satu ini.

Pada pekan ke-31, Madrid harus melakoni laga derby menjamu tim satu kota Atletico Madrid. Pastinya hal ini menjadi kesempatan bagi Atletico Madrid untuk dapat memperkecil jarak poin dengan Barcelona. Namun pertandingan ini akan menjadi ujian bagi Madrid yang terus dibayang-bayangi oleh Valencia dengan selisih poin yang cukup tipis.

Menarik untuk diikuti bagaimana perseteruan anatar kedua rival tersebut akan berakhir. Pada dasarnya Guard of Honor merupakan sebuah kegiatan yang tidak wajib untuk dilakukan. Karena sudah menjadi sebuah tradisi, maka beberapa tim biasanya akan memberikan penghormatan kepada tim juara mutlak dengan berbaris dan memberikan tepuk tangan sebelum pertanndingan dimulai.

No Responses

Write a response