Gantian Cavani di Bidik Oleh Juventus

Kabar buruk di kubu Juve yang kemungkinan akan kehilangan mesin gol akan berangkat ke Boca Junior merupakan impian terakhirnya sebelum pensiun. Jadi dengan keinginan dari Tevez untuk pergi ke Boca maka membuat pihak klub harus sibuk dan harus cepat-cepat untuk mencari gantinya supaya bisa membuat serangan klub tetap menjadi mantap dan akan di usahakan membuat serangan menjadi lebih ganas lagi. Padahal klub sudah mendapatkan serangan dari Palermo merupakan pemain mudah berbakat.

Tapi dengan kedatangnya yang masih belum bisa di percayakan oleh pelatih untuk gantinkan Tevez. Setelah di pantau oleh pelatih bahwa yang sangat cocok untuk gantikan posisi Tevez. Tapi untuk membajaknya bukan hal yang mudah karen dari pihak klub yang saat ini di belanya merupakan klub yang mempunyai modal kuat yang tidak membutuhkan dana untuk bangkitkan klub. Jadi lebih di utamakan pemain andalan dari klub yang harus di pertahankan oleh pihak klub.

Karena PSG merupakan klub yang bisa di bilang hampir setiap musim menjadi juara Liga. Dengan untuk terus bisa mempertahankan gelar juara maka tidak akan menjual pemain andalan dari klub. Tapi dengan keinginan dari pelatih yang mengatakan bahwa hanya Cavani yang paling cocok buat klub untuk gantikan posisi Carlos. Semua keingian dari pelatih akan di usahakan oleh pihak klub dan kali ini bahwa Juve sudah pasti mengeluarkan dana besar untuk membuat klub tetap menjadi kuat.

Dengan mengeluarkan dana besar ini maka harus membuat klub menjadi juara di Eropa. Kalau mengalami kegagalan kemungkina besar akan ganti pelatih baru. Tapi semua itu tidak bisa di pastikan tergantung prestasi yang di dapatkan. Dengan ini kabar ini yang untuk membajak Cavani kembali ke Italia membuat media terus incar berita baru yang tidak mau ketinggalan berita dari klub Juve.

Tapi pelatih yang akan berusaha untuk mempertahankan mesin golnya yang selama ini bergabung dengan tim hitam putih ini sudah memberikan 51 gol selama tiga musim yang dua musim terakhir ini benar-benar sangat luar biasa yang membuat klub tidak mempunyai kesulitan untuk mempertahakan gelar juara. Maka pelatih tidak bisa bayangkan bahwa di klub tidak ada dirinya sudah pasti di musim selanjutnya sudah sulit untuk mempertahankan gelar juara.(ss)

2

No Responses

Write a response