Guardiola Kecewa Dengan Keputusan Wasit Dalam Laga Manchester City Melawan Wigan Athletic

Pertandingan fase 16 besar FA Cup musim 17/18 nampaknya menjadi pertandingan yang sangat panas antara klub Manchester City kontra Wigan Athletic. Pertandingan yang dilaksanakan pada tanggal 20 februari 2018 kemarin, nampaknya menjadi mimpi buruk bagi asuhan dari Pep Guardiola, City harus puas dengan kekalahan 1-0 dari Wigan Athletic dan tersingkir dalam ajang FA Cup musim ini.

Jalannya pertandingan diwarnai oleh kartu merah, setelah pemain dari Manchester City yakni fabian Deph melanggar keras salah seorang pemain dari Wigan Athletic pada menit ke 45’, wasit yang memimpin jalannya pertandingan langsung bertindak dan mengeluarkan kartu merah tanpa harus memberikan kartu kuning terlebi dahulu.

Hal tersebut membuat, kursi kepelatihan dari Manchester City yang kini diduduki oleh Josep Guardiola mantan pelatih Bayern Muenchen dan Barcelona tidak terima dengan keputusan wasit yang langsung memberikan kartu merah kepada anak asuhannya. Pep menilai, dalam dunia sepak bola hal keras seperti demikian sering terjadi, setidaknya wasit memberikan kartu kuning terlebih dahulu, tuturnya.

Pep Guardiola menilai bahwa keputusan yang diambil wasit setelah memberikan kartu merah adalah hal yang sangat fatal. Seperti yang terlansir oleh media inggris bahwa keputusan yang dilakukan josep Guardiola ingin memperpanjang prosesnya sebagai keputusan yang tidak benar dan sangat dilebih-lebihkan.

“Saya rasa, wasit yang memimpin jalannya pertandingan belum mempunyai sertifikat menjadi wasit, sehingga keputusan yang tidak begitu jelas bisa memberikan sanksi kepada pemain yang dengan sangat berat, hal itu juga menjadi kerugian bagi klub”. Saya bukan orang yang pendendam, akan tetapi saya hanya ingin wasit menjalankan prosedurnay dengan baik, itu saja” tutup Guardiola pada soccerway.

Guardiola juga menilai, bahwa para pemain Wigan sendiri banyak melakukan permainan yang terlihat melanggar begitu keras. Akan tetapi, hanya dihadiahkan kartu kuning oleh wasit. Hal itu menjadi tidak adil didalam pertandingan yang berlangsung di DW stadium pada minggu malam kemarin.

Sementara itu, Aguero yang terpancing oleh ejekan para fans yang turun langsung kedalam lapangan setelah pertandingan selesai melakukan tindakan keras terhadap salah satu suporte dari Wigan Athletic. Aguero diklaim dalam kondisi emosi dan ejekan itu membuat dirinya lepas kontrol sehingga melakukan pemukulan ringan kepada salah satu suporter.

No Responses

Write a response