Mengulas Ketangguhan Real Madrid Musim Ini

Musim ini Real Madrid menjadi kekuatan besar yang akan memberi rasa takut kepada lawan – lawan yang akan dihadapi. Mereka tampil begitu impresif musim ini dengan tak pernah absen mencetak gol ke gawang lawan dalam 59 pertandingan terakhirnya. Si Putih mencatatkan 169 gol musim ini, dengan 32 gol diantaranya mereka cetak di Liga Champions.

Ketangguhan Real Madrid musim ini tak lepas dari tangan dingin sang pelatih, Zinedine Zidane. Musim ini mereka berhasil merengkuh gelar Liga Spanyol , dan pada akhir pekan ini mereka berpeluang untuk menambah gelar dengan menjuarai Liga Champions.

Zidane mampu memaksimalkan kemampuan seluruh skuad Real Madrid dengan baik. Hal tersebut dibuktikan dengan meratanya jumlah penampilan seluruh pemain Madrid di skuad utama. Para pemain telah mampu membayar kepercayaan yang diberikan oleh sang pelatih. Real Madrid memiliki skuad yang merata tidak ada kesenjangan antara pemain inti dan pemain cadangan, Zidane selalu memilih pemain untuk bermain pada sebuah pertandingan berdasar kesiapan mereka.

Real Madrid dibawah kepemimpinan Zinedine Zidane memiliki formasi andalan yakni 4-3-3, ketiga lini tersebut akan saling menopang satu sama lain. Ketika menyerang mereka bisa bermain dengan 3 pemain belakang dan 1 gelandang bertahan, fokus pemain ini adalah untuk mengantisipasi jika lawan melakukan serangan balik. Posisi gelandang bertahan bagi kubu Madrid menjadi peran penting, karena menjadi kunci untuk memotong bola maupun memulai serangan. Sedangkan 6 pemain lainnya akan fokus untuk menyerang dari berbagai sisi lapangan.

Selain menggunakan formasi 4-3-3, Real Madrid juga terbiasa untuk menggunakan formasi 4-4-2 diamond. Dengan menggunakan formasi  4-4-2 diamond tidak membuat ketangguhan Madrid berkurang, mereka tetap mampu menekan lawan dengan mengandalkan penyerang lubang yang berada di belakang 2 striker. Dalam bertahan Madrid juga akan tetap aman karena peran gelandang bertahan tetap terjaga, ia akan selalu ditugaskan untuk memotong alur serangan lawan. Pada setiap formasi Real Madrid, para pemain mampu untuk saling mengisi pos – pos yang ditinggalkan rekannnya. Hal ini menyebabkan sistem pertahanan dan penyerangan Madrid terorganisir dengan baik.

Hebatnya, Real Madrid mampu mencetak gol dengan segala cara. Baik melalui umpan silang, tusukan kedalam kotak penalti, tendangan jarak jauh, maupun melalui bola mati. Maka tidak heran jika Madrid selalu mampu mencetak gol pada seluruh pertandingan musim ini.

No Responses

Write a response