Mahrez Raih Penghargaan Pesepakbola Terbaik Afrika 2016

Pemain milik tim Liga Premier Inggris Leicester City Riyad Mahrez berhasil mendapatkan gelar sebagai pemain sepakbola terbaik Afrika tahun 2016. Hal tersebut didapatkan menyusul peforma yang sangat luar biasa yang ditunjukan dirinya bersama The Foxes musim lalu. Riyad Mahrez sendiri tampil impresif musim lalu. Dirinya berhasil mengantarkan Leicester City sebagai juara Liga Premier Inggris 2016 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.

Bersama rekannya di Leicester City Jamie Vardy, Riyad Mahrez bermain dengan mengesankan dan menjadi sosok yang ditakutkan oleh lawan lawannya di Liga Premier Inggris pada musim lalu. Selain itu Riyad Mahrez juga menjadi tulang punggung tim The Foxes untuk masalah menjebol gawang lawing. Dirinya berhasil mencetak 17 gol dan 10 asisst dan berada di bawah Jamie Vardy yang berhasil menyumbangkan 24 gol selama musim Liga Premier Inggris 2016.

Setelah itu Riyad Mahrez akhirnya berhasil memikat pelatih pelatih dari tim nasional negara negara di benua Afrika untuk menyumbangkan suara milik mereka kepad dirinya saat penganugerahan pemain sepakbola terbaik Afrika terbaik 2016. Bagi Riyad Mahrez sendiri tambahan gelar ini merupakan gelar individu keenam yang diterima oleh dirinya usai sebelumnya bermain dengan baik musim lalu. Salah satu gelar individu yang dia peroleh yakni ketika mendapatkan PFA Player Of The Year 2016.

Riyad Mahrez sendiri berhasil unggul dari penyerang milik Borusia Dortmund yakni Pierre Emerick Aubemeyang yang juga menjadi pemenanga gelar pemain sepakbola terbaik afrika tahun lalu, dan juga Mahrez berhasil unggul jauh dari Sadio Mane pemain Liverpool. Penganugerahan gelar tersebut merupakan bagian dari pertemuan tahunan konfederasi sepakbola benua Afrika, CAF, yang berlangsung di Nigeria. Namun bersama The Foxes musim ini Riyad Mahrez belum menunjukan peforma seperti pada musim lalu. Catatn terbaik dirinya musim ini yakni ketika dirinya berhasil membawa Leicester City lolos ke babak 16 besar Liga Champion Eropa. Di Liga Premier Inggris sendiri Leicester City justru terancam karena sudah begitu dekat dengan zona merah di papan klasemen.

5

No Responses

Write a response