Medran, Pemain Alaves Yang Terbengkalai

Mungkin banyak yang belum mendengar nama Alvaro Medran. Pemain Valencia yang kini dipinjamkan kepada Alaves tersebut memang jarang dimainkan. Dalam sebuah wawancara, tangis Medran pecah karena tidak kuasa menahan emosi yang dirasakannya. Jarang dimainkan rupanya menjadi sebuah beban mental tersendiri bagi pemain asal Spanyol tersebut.

Alvaro Medran dipinjamkan kepada Alaves dari Valencia di awal musim La Liga. Awalnya pemain berusia 24 tahun tersebut memberikan penampilan yang gemilang. Kemenangan pada saat menjamu Levante 2-0 di bulan September tahun lalu membuat namanya melambung. Medran juga menjadi pencetak gol dalam laga tersebut. Namun sayang di musim ini Medran hanya bermain beberapa kali.

Pergantian pelatih nampaknya menjadi sebuah momok tersendiri bagi seorang Medran. Abelardo Fernandez yang mejabat sebagai pelatih baru Alaves per 1 Desember 2017 nampaknya tidak tertarik untuk dapat menjadikan Medran sebagai starter. Tidak hanya dibangku candangan saja, tetapi Medran juga beberapa kali tidak diikutkan dalam squad kala bertanding. Tentunya hal ini menjadi sebuah beban pikiran bagi pemain berusia 24 tahun tersebut.

Bersama Abelardo, Medran hanya diberikan kesempatan bermain 2 kali saja sejauh ini. Berbeda dengan pelatih sebelumnya, Luis Zubeldia, yang beberapa kali mempercayakannya sebagai seorang starter. Tercatat selama 9 kali Alvaro Medran berhasil tampil di beberapa laga sebagai starter dalam era kepelatihan Zubeldia. Tentunya hal ini sangan berbanding terbalik dengan keadaan yang ada saat ini.

Akhir pekan lalu menjadi salah satu kesempatan bagiĀ  Medran untuk dapat menunjukan tajinya. Pada laga melawan Las Palmas yang berkesudahan dengan skor 4-0 untuk kemenangan Deportivo Alaves, Medran turun sebagai pemain pengganti. Unjuk gigi, pemain berusia 24 tahun tersebut berhasil mencetak gol.

Usai pertandingan, pemain asal Spanyol tersebut melakukan sebuah wawancara terkait permainanya selama satu musim. Tidak kuasa menahan gejolak batinnya, Medran pun menangis sejadinya dalam sesi wawancara tersebut. Tentunya hal tersebut terjadi setelah dirinya selam satu musim tidak dapat berkontribusi besar untuk tim dan jarang sekali dimainkan.

No Responses

Write a response