Monaco Yang Pantang Diremehkan Oleh Nyonya Tua

Untuk bomber lini barisan belakang yaitu Leonardo Bonucci, Di mana Juventus yang sudah dianggap sangat beruntung dengan sebuah hasil undian babak delapan besar Champions League, dengan menghadapi AS Monac. Akan tetapi seperti menurut bek central yang berusia 27 tahu itu, bahwa di mana Biaconeri yang pantang untuk meremehkan salah satu perwakilan dari Prancis itu. Walaupun Monaco ketika diawalnya memang bukan lah salah satu tim yang di favoritkan untuk melangkah lebih jauh di ajang kompetisi elite Eropa itu, namun skuat tim besutan Leonardo Jardim yang ini sukses mengalahkan salah satu tim kuat Liga Inggris yaitu The Gunners ketika di babak ke 16 besar. Di mana mereka salah satu tim yang pantas untuk diremahkan oleh Juventus, mereka merupakan salah satu tim yang mampu untuk meloloskan diri dari 16 besar Champions League kemarin. maka dari itu lah juventus akan fokus untuk menghadapi Monaca di ajang tertinggi Eropa.

Memang kini dengan salah satu status yang serupa, Monaco yang kini memang tak akan diunggulkan ketima dengan Bianconeri, yang memang sebeberapa waktu telah menyingkirkan finalis Champions 2012/13 lalu yaitu Borussia Dortmund. Namun dengan sebuah status itu tersebut yang memang tak berlaku jika ketika kedua kubu saling berlaga ketika ditengah lapangan. Untuk Champions, Juve yang memang kini tengah sudah mencapai sebuah target ke delapan besar, yang mungki kami memang sedikit memiliki keberuntungan dengan salah satu undian ini, Namun kami yang harus bisa sepenuhnya utnuk menghormati skuat tim Monaco, karena kami memang sangat membutuhkan sebuah persiapan yang maksimun,”dikatakan oleh Bonucci, seperti yang tengah dikutip oleh Football-Italia, Jumat 27 Maret 2015. Untuk lebih lanjutnya, dengan melangkahnya Juve ke sebuah babak delapan besar ini memang tak lepas dengan salah satu taktik yang sudah diterapkan oleh juru taktik Massimiliano Allgri.

Seperti menurut Bonucci, memang adanya perbedaan yang tentang salah satu kenerja mantan pelatih AC Milan dengan juru taktik yang terdahulu yaitu Antonio Conte. ” di mana Allegri yang kin sangat lah berbeda sekali dari Conte, Untuk bagaimanapun, aku yang kin berharap ketika pada akhir musim kami yang mampu untuk membicarakan kami mampu untuk membawa pulang hasil yang serupa, seperti ketika yang sudah dilakukan oleh conte, kami yang musim telah memberikan kemampuan yang cukup baik, kami yakin bahwa tim kami akan terus menujukan kemampuan terbaik siapa pun lawan kami, kami tidak akan meremehkannya. (AS)

1

No Responses

Write a response